Grinder Kopi : Saeco MC 2002



Selamat tahun baru 2010 !

Posting tepat di awal tahun ini adalah sebuah grinder kopi mungil dari Saeco, merek Italia yang salah satu mesin espressonya tipe Armonia sudah pernah saya ulas di blog ini. Saya tidak perlu mengulang pentingnya sebuah grinder bukan ? Intinya bila anda seorang penggemar kopi, alat penggilingnya kudu dimiliki, jadi bukan mesin dulu. Mari kita lihat bagaimana grinder kopi ini bekerja.

Grinder Saeco dengan jenis MC 2002 ini sebenarnya model yang sudah lama beredar, namun  tipe ini masih dipasarkan di Indonesia. Sebagai usulan saya berharap Saeco Indonesia bisa memasarkan tipe grinder terbarunya Titan Gt-1 yang dijual di luar negeri dengan kisaran harga 130-150 dollar dan menurut saya bentuknya lebih trendi. Grinder ini menggunakan mata pisau burr, sebuah istilah dimana mata pisaunya berbentuk lingkaran dengan gerigi di sampingnya.

Berbeda dengan jenis mata piasu biasa seperti Braun yang juga pernah saya bahas di sini, burr lebih konsisten  dalam menghasilkan bubuk kopi, artinya butiran kopi yang sama kehalusan atau kekasarannya.  Mata pisaunya berdiameter 43mm, sebagai gambaran grinder komersial untuk keperluan kedai kopi berukuran 58mm seperti Mazzer Mini atau Gino Rossi yang berukuran 62mm.  Material yang digunakan adalah plastik berwarna hitam walaupun di luar juga dipasarkan dengan warna putih dengan berat 2.7kg dan menggunakan daya listrik  150 watt. Hanya terdapat satu kontrol on/off yang terletak di samping grinder dan harus dioperasikan secara manual.  Saeco memasarkan grinder MC 2002 ini dengan harga 4,5 jutaan.

Saeco MC 2002 mempunyai tempat penyimpanan biji kopi atau hopper bean yang bisa memuat hingga kurang dari seperempat kilogram. Disarankan untuk tidak memenuhi kontainer biji kopi ini, cukup seperlunya saja demi menjaga kesegaran kopi. Di bawah tempat penyimpanan biji kopi terdapat pengaturan halus-kasar bubuk kopi yang diberi angka 1 hingga 15, semakin besar angkanya, semakin kasar bubuk kopinya dengan jumlah total 30 setting yang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan. Saeco mendesain perpindahan setting ini dengan bunyi klik dan harus menggunakan dua tangan untuk menjaga agar pengaturannya agar tidak mudah berubah.

Tempat penampungan kopi bisa dilepas dengan menekan tombol yang ada di samping mesin ini dan tidak sulit untuk dilakukan. Selanjutnya mari kita lihat bagaimana cara kerjanya melalui foto-foto di bawah ini. Saat mesin dinyalakan suaranya cukup halus dan biji kopi cukup cepat di proses dalam pisau burr-nya. Hanya beberapa saat bubuk kopi sudah masuk ke kontainer kopi sesuai dengan tiga setting yang saya atur di angka 1, 8, dan 15 (lihat hasilnya di foto bawah)

Dari hasil coba-coba yang saya lakukan,  grinder kopi Saeco ini tentu layak digunakan untuk keperluan sehari-hari di rumah dimana keperluan ngopi hanya sebatas 2 atau tiga kali. Namun tidak menutup kemungkinan bila akan digunakan di cafe kecil, namun harus dipertimbangkan bahwa grinder kecil seperti Saeco ini akan bekerja lebih berat apabila lalu lintas tamu cukup padat.

Apapun mereknya, sebuah grinder adalah alat penting yang harus anda miliki untuk bisa menikmati  kopi secara maksimal. Salam🙂

* * * * *

7 Responses to “Grinder Kopi : Saeco MC 2002”


  1. 1 don dendron January 2, 2010 at 2:11 PM

    nice info…

  2. 2 Anonymous January 4, 2010 at 12:45 PM

    Grinder ini jadi di pinang pak Toni yah?

  3. 3 alka great January 9, 2010 at 2:03 PM

    harganya berapa pak??
    thanks,

    Empat jutaan …

  4. 4 kopimesinku January 15, 2010 at 2:24 PM

    Semua yang berada ditangan Pak Toni memang cihuy

    • 5 Pete January 18, 2010 at 8:14 PM

      This grinder is just too over pricing.
      With the same budget anybody could get better grinder like Rancilio Rocky.
      Also it seem this grinder is going to discontinue.
      Don’t believe me, just visit Saeco official site, this item not listed anymore.

  5. 6 alka great February 10, 2010 at 10:47 AM

    ini bisa bikin latte art gak pak tony????
    thanks,

    Bisa, tapi tentu saja hasilnya tidak sesempurna mesin profesional yang menghasilkan silky milk.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: