Bagini kalau pecinta kopi ngumpul (1)

k

Pagi tadi saya menerima SMS dari pak Henri yang saya kenal di dunia maya dengan nama thetoomuchcoffeeman. Isinya ajakan untuk kumpul2 sesama penggemar kopi di Pacific Place Jakarta yang rencananya sudah kami bicarakan seminggu sebelumnya. Pak Henri adalah pemilik Hope Cafe yang terletak di Jl. Ir Sutami 133 kawasan Setrasari Bandung.

OK, meting kantor ditunda dulu demi hobi yang satu ini, maka meluncurlah saya ke tempat yang sudah dijanjikan. Akhirnya saya ketemu para maniak kopi yang sudah berdatangan : Pak David dan Chandra dari Bel Canto, Hendrik yang merupakan marketing perusahaan kopi Kafana Coffee dari Bandung, pak Hendra pemilik perusahaan trading yang memasok kopi Lavazza dari Itali, Charles fanatik kopi seperti saya yang punya Rols Royce (maksudnya Rolls Royce-nya mesin espresso merek Giotto), Alvaro Andri, supper cupper yang selalu membawa flavor wheel di dompetnya  :D . Mau tahu cerita selanjutnya ?

Ini sebagian foto2nya, nanti saya upload lagi. Janji deh.

Vacuum coffee maker yang ada di salah satu kafe yang dikunjungi.

k6


Single shot espresso, sayang biji kopinya sudah dalam bentuk powder, artinya tidak langsung di grind. Rasanyanya ? Ya OK lah walau aromanya agak kurang.

k21

Ini roaster kita yang lagi cupping kopi Ethiopia di cafe ini. Di brosurnya disebut bahwa aromanya bernilai 4, tapi kesimpulan kami tidak demikian. Rasanya hambar dan masih kalah dengan kopi kelas warung, duuh mahal lagi.

k31

Masih belum puas dan mengunjungi cafe yang kedua. Di sini kami juga menjajal espresso yang rasanya jauh lebih “segar” dibandingkan dengan cafe pertama.

k4

(to becontinued dengan cerita seru lainnya)

17 Responses to “Bagini kalau pecinta kopi ngumpul (1)”


  1. 1 Edwin Maolana June 26, 2008 at 7:39 PM

    Saya suka yang lagi Sniffing tuh… hahaha.. memang kalo udah pernah ngerasain cupping pasti gak lupa dengan 3S-nya yaitu Sniffing, Slurping dan Swallowing. Mantab…..

  2. 2 Andri a.k.a Gambarello June 27, 2008 at 3:35 PM

    Wah untung2x difoto dari depan…..soalnya kalo dari belakang bisa gawat. Nanti jadi keliatan kalo ekornya lagi goyang2x.

    Sebenarnya saya punya tuh foto buntutnya buat koleksi pribadi. Mantaf cupping-nya bro.😀

  3. 3 Chandra a.k.a ShadowLenZ a.k.a Sarang Kopi June 27, 2008 at 11:40 PM

    HUa ha ha bro..MANTABH bener cuppingnya..

    DItunggu nich hasil cuppingnya bro😀

    Thx atas liputannya Pak Toni..ditunggu ya kunjungannya ke Bandung..ntar contact2 aja ke nomer saya🙂

    Regards,
    Chandra – Sarang Kopi

    Tunggu liputannya ya?😀

  4. 4 Ranto Ari Pratama July 4, 2008 at 8:51 PM

    wah…….wah .mantap benar ya….
    para pecinta kopi ngumpul.apalagi usaha yang digeluti dibidang Per-Kopi-An.
    He………..
    Salam kenal………..nama gw Ranto …….Pendatang baru dari makassar……..
    ya…………..samalah pecinta kopi….cuman kopi gw kopi toraja “kopi sangrapuan”. Mau nyoba………? atau mw kerja sama dalam penyediaan kopi……? silahkan kirim e-mail ke alamat gw atau buka situsnya…..www.sangrapuan-coffe.com.Oh ya,Hp gw: 085299646620

    Salam lagi Mas. Silakan bagi yang berminat.🙂

  5. 5 Elyani July 11, 2008 at 10:08 AM

    Mas Ton,

    Omong2 soal kopi, kebetulan pas buka email kemarin..ada tulisan menarik tentang kopi yg ditulis oleh Asahan Aidit dari Belanda. Pak Asahan ini adalah sastrawan yg juga adik kandung alm. Sobron Aidit dan Aidit yg sering di-sebut2 di buku PMP waktu jaman sekolah dulu. Tulisan tentang kopi ini rasanya egois banget kalau gak saya forward disini buat para pecinta kopi (saya mah pecinta gukguk, kucing dan sayur2an..hahaha)🙂
    Tulisan-nya agak panjang…gak papa kan? Here we go :

    “Di Belitung kopi luwak disebut orang kopi keluang atau kopi tai keluang. Ketika saya masih kecil, di atas permukaan batu besar tempat kami biasa bermain sering kami temukan biji-biji kopi yang telah diolah perut keluang atau musang dan tak seorangpun yang memungutnya meskipun kenikmatan rasa kopi keluang itu terkenal atau diketahui orang. Di Vietnam ada sejenis kopi yang terkenal enak berasal dari Buon Me Thuat sebuah tempat di Vietnam Selatan. Kelezatan kopi Buon Me Thuat hampir diketahui oleh seluruh orang Vietnam.

    Aromanya yang spesifik dan juga dengan cara pembuatan yang juga spesifik Vietnam (Cafe Fin) menimbulkan rasa yang luar biasa enaknya. Saya belum pernah mencoba kopi tai musang atau keluwak. Tapi menurut saya kopi Buon Me Thuat adalah jenis kopi yang terenak di dunia. Ketika saya mengujungi Vietnam tahun 2005, setiap hari, dua kali sehari saya minum kopi Buon Me Thuat di warung yang juga dekat hotel kami. Dan ketika pulang ke Belanda saya membeli 3 kg kopi itu untuk terus kami nikmati sepulang dari Vietnam. Kopi ini diminum sangat kental dan dalam cangkir kecil dan diberi gula yang agak banyak. Untuk saya, minum kopi adalah juga seni dan selama hidup di Vietnamlah saya paling banyak minum kopi. Entah bagaimana, sifat nerveus yang saya bawa sejak lahir, di usia dewasa saya, menjadi hilang dengan sendirinya. Apakah karena pengaruh kopi? Mungkin saja. Yang jelas banyak sekali cerita-cerita tentang keajaiban khasiat kopi yang dulu belum diilmiahkan dan baru di abad moderen sekarang ini diumumkan hasil penyelidikan ilmiah tentang efek positif dari kopi. Tapi juga harus selalu diingat, kopi bisa menimbulkan efek negatif karena cofein yang dikandungnya, terutama bagi penderita penyakit tertentu.

    Jadi kopi adalah juga obat yang sesungguhnya. Bisa mengobati tapi juga bisa membikin penyakit lebih parah. Semua itu tergantung bagaimanna kita mengaturnya. Minumlah untuk kenikmatan dan kesehatan dan jangan sampai ekstrim berlebihan atau hingga kecanduan kelas maha berat. Ketika masih muda, minumlah kopi sambil pacaran dan ketika sudah berkeluarga, minumlah di saat tidak bertengkar dan ketika telah tua, mimumlah bagaikan air yang datang dari surga. Kopi adalah cerita yang tak akan pernah berahir selama dia masih berwarna hitam(kecuali kopi susu) dan terasa pahit bila tak dicampur gula. Ada cerita bahwa kopi tidak baik diminum menjelang dekat kegiatan sex. Betulkah? Yang ini belum pernah saya temukan dalam literatur tertulis maupu kajian ilmiah. Mungkin teman-teman punya pengalaman: “Sex and the coffee”sebagai saingan buku “Sex and the City”.

    Salam kopi luwak,
    asahan.

    *tulisan dikutip dari milis aksara sastra

    Thanks for sharing El. ini kutipan yang saya suka :
    “ketika telah tua, mimumlah bagaikan air yang datang dari surga”.
    Betapa bahasa sastra bisa menggambarkan kenikmatan meminum kopi.
    El, suka sastra juga ya?🙂

  6. 6 Elyani July 11, 2008 at 5:24 PM

    Iya Mas, suka sastra dan kalau bisa berkenalan dengan orangnya…hehehe! Dulu jaman-nya SMA senangnya setengah mati bisa salaman dengan Romo Mangunwijaya yg pengarang “Burung-burung Manyar”, juga sempat surat2an dengan Arief Budiman ketika beliau masih di Salatiga. Kalau orang lain mengidolakan celebs…saya kok sukanya sama yg gak dilirik orang ya…hahaha..kelainan nih🙂

    Setahun sebelum alm. Sobron Aidit meninggal, saya sempat bertemu dan ngobrol2 dengan beliau di Jakarta. Banyak tulisan2 ringan-nya yg saya suka. Pak Asahan juga orangnya asik, tapi belum pernah bertemu karena beliau jarang pulang ke tanah air.

  7. 7 niq noq August 18, 2008 at 3:41 PM

    Para pecinta kopi,boleh nanyak gak???
    Saya mau promo the best coffe in Indonesia pada some friends in China. Menurut misua saya harus bawa kopi asli yang di grind(berarti tubruk dong…) menurut saya cafe instant mix is good (kerna saya udah 10 years minum itu every morning) khan gak repot…..
    any suggestion??? please…..

  8. 8 Yohan August 30, 2008 at 1:03 PM

    mas toni boleh dapet bocoran ngga nih mengenai nama kafe nya? ini semua ada di pacific place kan? jadi penasaran.. tapi sepertinya reviewnya kurang bagus yah..

    tetep aja saya penasaran mau cobain kopi yang dibuat pake siphon..

    btw, dimana yah bisa beli siphon coffee maker.. selain jadi pembuat kopi, bisa juga jadi pajangan bagus di dapur yah..

    thx.. y

    @ niq noq.. kopi yang paling asli tuh enaknya di giling seperlunya pas sebelum dibrew.. aahhh nikmaatt.. kalo instan sih memang paling gampang.. saya juga kadang kadang suka kopi instan kalau lagi gak sempet..🙂.. kalo yg instan menurut saya yang enak tuh indocafe🙂

  9. 9 wildan January 9, 2009 at 9:36 PM

    Para pecinta kopi….emang yang paling enak tu kopi yang digiling apalagi yang tanpa dicampur ma yang aneh-aneh.

    ikutn promo di sini ya, KOpi enak kopi RAJA, dari kopi terbaik pegunungan Temanggung ma kopi Sirsah mtang pohon, proses sortir ketat dan tradisional, kemurnian dn rasa dijamin banget. MANTAP
    Para pecinta kopi bisa hub no.ku di 0813 2623 2035

    senang bergabung dengan para pecinta kopi Indonesia

  10. 10 trion3 January 10, 2009 at 2:10 PM

    yup tu kopi emang uenak polll…..

  11. 11 Bima January 27, 2009 at 3:08 PM

    salam kenal.

    nama saya bima. saya bekerja di penerbit puspa swara (grup trubus). saat ini saya sedang berencana menerbitkan buku ttg kopi yang berisi sejarah kopi, aneka resep, cara mengenali dan menikmati, serta bagaimana jika ingin berwirausaha yg berkaitan dgn kopi.
    jika bapak tertarik atau memiliki info di mana saya bisa menemukan calon penuls yang tepat, mohon kiranya bapak sudi menghubungi saya melalui e-mal.
    atas perhatian bapak saya ucapkan terima kasih.

    hormat saya,
    bayu

    Hi Bayu, terima kasih atas info-nya. Kalau perlu foto2 tentang kopi kebetulan saya punya koleksi cukup lengkap. Jadi penulis ? hmmm tergoda sih …🙂

  12. 12 Jeff January 30, 2009 at 6:34 PM

    waw.. seru nih.. boleh tau kapan ngumpul lagi??
    japri aja yah di jeffrey.tjahjadi@gmail.com
    salam…

    http://kopitubruk-kayumanis.blogspot.com

    kalau mau kumpul di umumkan deh di blog ini.

  13. 13 trion3 February 6, 2009 at 4:42 PM

    yang butuh kopi luwak mentah robusta(cangkang kotor atau green beans siap roast) bisa hub saya di 081392357535
    or spider_boel@yahoo.co.id

  14. 14 aqila maulana July 21, 2009 at 3:48 PM

    nice review Mr toni,waktu itu kita pernah ketemu di Petro cafe Di menara SCB.

  15. 15 WITARSA OEMAR July 28, 2009 at 4:56 PM

    BAPAK/IBU YANG TERHORMAT,

    SAYA INGIN MEMBELI KOPI DALAM BENTUK BEAN MERK KEY

    COFFEE. KARENA SAYA TINGGAL DI MEDAN, APAKAH BOLEH

    DIBANTU, JIKA IBU/BAPAK MENGETAHUI NOMOR

    TELEPON KEY COFFEE DI JAKARTA.

    TERIMA KASIH ATAS BANTUAN BAPAK.

  16. 16 Adi Setyawan September 9, 2009 at 9:16 AM

    wow…saya pengen banget gan bisa gathering sama-sama pecinta kopi saya sudah sangat jatuh hati dengan yang namanya kopi…jadi pengen tambah pengalaman..tapi saya di Surabaya…apakah ada kenalan anda yang mau ngajari saya gan😦 thanks

  17. 17 linda February 11, 2010 at 8:57 PM

    Saya ingin sekali punya bisnis cafe, tapi samasekali ngak punya knowledge di bidang ini. Tau nya minum aja..Harus mulai dari mana ya? Apa belajar meramu kopi dulu? Tolong ya mentoringnya..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: